Komunikasi Partisipatif Pemberdayaan Masyarakat Kampung Ulos dalam mengembangkan Ulos sebagai Upaya Revitalisasi

Main Article Content

Lamria Raya Fitriani
Dewi Rachmawati

Abstract

Kain ulos sudah lama digunakan oleh masyarakat Batak dan menjadi salah satu warisan budaya. Kain itu digunakan dalam berbagai pertemuan dan acara adat, seperti pernikahan, acara kematian, tujuh bulanan, ataupun acara dalam lingkup keluarga. Perkembangan zaman dan modernisasi membuat kain ulos terancam punah karena kondisi perekonomian para pengrajin ulos tidak berkembang, sehingga mereka tidak ingin melanjutkan profesi sebagai pengrajin. Kampung Ulos Huta Raja di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Pulau Samosir, sejak awal masyarakatnya adalah penenun sehingga kampung itu disebut Kampung Ulos. Para penenun menjual kain ulosnya melalui bazar maupun pameran. Komunikasi pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk membawa perubahan yang berkelanjutan serta mengembangkan para pengrajin Ulos. Kampung Ulos Huta Raja melakukan pemberdayaan untuk mengembangkan kain Ulos sebagai upaya revitalisasi, termasuk dalam mengembangkan desa sebagai desa wisata. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat. Teknik pengumpulan data melalui data primer yaitu melakukan wawancara ke pengurus pengrajin Ulos dan juga para pengrajin ulos. Peneliti juga melakukan observasi di lokasi. Melalui pemberdayaan masyarakat, para pengrajin ulos dapat meningkatkan produk UMKM Sumatera Utara khususnya Danau Toba.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Lamria Raya Fitriani, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jl. K.H Mas Mansyur Kav.35 Jakarta Pusat 10220 - Indonesia

Faculty of Communication

Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Dewi Rachmawati, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jl. K.H Mas Mansyur Kav.35 Jakarta Pusat 10220 - Indonesia

Faculty of Communication

Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

How to Cite

Fitriani, L. R., & Rachmawati, D. (2023). Komunikasi Partisipatif Pemberdayaan Masyarakat Kampung Ulos dalam mengembangkan Ulos sebagai Upaya Revitalisasi. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 5(2), 156-167. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v5i2.183

References

Anwas, O. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Era Globalisasi. Bandung: Alfabeta.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan, Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Fatimah, S., Arifin, I, Z., Sumpena, D. (2019). Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Program Keluarga Harapan. Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting. 5(1).

Indardi. (2016). Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Unpad Press.

Mashabi, S. (2021). Jokowi Luncurkan Kampanye Beli Kreatif Danau Toba. Diperoleh dari https://nasional.kompas.com/read/2021/02/20/17053541/jokowi-luncurkan-kampanye-beli-kreatif-danau-toba

Muchtar, K. (2016). Penerapan Komunikasi Partisipasif pada Pembangunan di Indonesia. Jurnal Makna. 1(1).

Ngantung. D. (2021). Di balik Pesona Ulos: Tantangan Perajin dan Upaya Revitalisasi. Diperoleh dari https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-5769132/di-balik-pesona-ulos-tantangan-perajin-dan-upaya-revitalisasi

Nindatu, P, I. (2019). Komunikasi Pembangunan Melalui Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengentasan Kemiskinan. Jurnal Perspektif Komunikasi. 3(2).

Pardosi, M. (2022). Ternyata Kampung Ulos Hutaraja Nama yang Diberikan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Begini Ceritanya. Diperoleh dari https://medan.tribunnews.com/2022/02/04/ternyata-kampung-ulos-hutaraja-nama-yang-diberikan-ibu-negara-iriana-joko-widodo-begini-ceritanya

Pardosi. M. (2022). Sejarah di Balik Nama dan Pembangunan Kampung Ulos Hutaraja Pardamean Ada Sosok Berpengaruh ini. Diperoleh dari https://medan.tribunnews.com/2022/02/03/sejarah-di-balik-nama-dan-pembangunan-kampung-ulos-hutaraja-pardamen-ada-sosok-berpengaruh-ini?page=all

PPID. (2022). Resmikan Penataan Kampung Ulos Hutaraja dan Huta Siallagan di Samosir, Presiden Jokowi Apresiasi Program Revitalisasi Kawasan Budaya. Diperoleh dari https://eppid.pu.go.id/page/kilas_berita/2869/Resmikan-Penataan-Kampung-Ulos-Hutaraja-dan-Huta-Siallagan-di-Samosir-Presiden-Jokowi-Apresiasi-Program-Revitalisasi-Kawasan-Budaya-

Rahim, S.A. (2004). Participatory Development Communication as a Dialogical Process. In White SA, Nair KS. Participatory Communication: Working for Change and Development. New Delhi: Sage Publications.

Samovar, L.A dan Porter, R.E. (2014). Komunikasi Lintas Budaya. Salemba Humanika. Jakarta.

Sari, K & Heryanto. (2021). Melestarikan Budaya melalui Festival Hita Do Huta Rajaraja II di Pulau Samosir. Diperoleh dari https://medan.tribunnews.com/2021/10/30/melestarikan-budaya-melalui-festival-hita-do-hutaraja-ii-di-pulau-samosir

Setyowati, Y. (2016). Tindakan Komunikatif Masyarakat 'Kampung Preman' dalam Proses Pemberdayaan. Jurnal Aspikom. 3(1).

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tufte, T., & Mefalopulos, P. (2009). Participatory communication: A practical guide (Vol. 170). World Bank Publications.

Tumanggor, R., Ridlo, K., & H Nurochim, M. M. (2017). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Kencana.

Widiarini, A.D. (2020). Hari Ulos Nasional, Mari Telisik Makna dibalik Keindahannya, Diperoleh dari https://travel.kompas.com/read/2020/10/17/090400427/hari-ulos-nasional-mari-telisik-makna-di-balik-keindahannya.

Yanti, F dan Amaliah, E. (2021). Strategi Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat pada Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Komunikasi Islam. 11(1).

Zaelani, A., Ardiansyah, I., Firdaus, M, R. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa di Lembaga Alam Lestari Indonesia Sukabumi. Tsaqila : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam. 1(1).