Model Kolaborasi Komunikasi Terapeutik Kiai dan Perawat Jiwa sebagai Media Kekuatan Pencapaian Realisasi Diri Orang dengan Gangguan Jiwa

Main Article Content

Sri Wahyuningsih

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan menggali model kolaborasi kiai, kader jiwa, dan perawat jiwa sebagai media kekuatan pencapaian realisasi diri orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Paradigma konstruktivistik dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif digunakan pada studi ini. Pendekatan penelitian menggunakan studi kasus instrumental tunggal. Subjek penelitiannya adalah kiai dan perawat jiwa, sedangkan objek penelitiannya ialah model kolaborasi komunikasi terapeutik kiai dan perawat jiwa sebagai media kekuatan pencapaian realisasi diri ODGJ. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan bahan audio visual. Teknik analisis data, diantaranya menciptakan dan mengorganisasikan file untuk data; membaca seluruh teks, membuat catatan pinggir, membentuk kode awal; mendiskripsikan kasus dan konteksnya; menggunakan agregasi kategorikal untuk membentuk tema dan pola; menggunakan penafsiran langsung; dan menyajikan gambaran mendalam tentang kasus dengan menggunakan narasi, tabel, dan gambar. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode, teori, dan member check. Lokasi penelitian di Panti Jiwa Bani Amrini, Bangkalan, Madura. Teori yang dipakai adalah teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead: interaksi yang terjadi antara kiai, kader jiwa, dan perawat jiwa dengan ODGJ merupakah pertukaran simbol dan pesan yang bermakna guna realisasi diri ODGJ. Hasil penelitiannya adalah model kolaborasi antara kiai, kader jiwa dengan terapi psikoreligius, terapi air, terapi pra karya, terapi komunikasi harian, terapi pra karya dengan terapi suntik dan terapi obat, dengan dua cara yang berbeda untuk memberikan kekuatan realisasi diri ODGJ.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Sri Wahyuningsih, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang Po Box 02 Kamal, Madura 69162 - Indonesia

communication science

How to Cite

Wahyuningsih, S. (2022). Model Kolaborasi Komunikasi Terapeutik Kiai dan Perawat Jiwa sebagai Media Kekuatan Pencapaian Realisasi Diri Orang dengan Gangguan Jiwa. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 5(1), 43-54. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v5i1.146

References

Adalah.top. (2021). Realisasi Diri. Retrieved on https://adalah.top/realisasi-diri/, 30 November 2021.

Bungin, B. (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Creswell, J.W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (Memilih di Antara Lima Pendekatan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fanada, M. (2012). Perawat dalam penerapan terapi psikoreligius untuk menurunkan tingkat stres pada pasien halusinasi pendengaran di Rawat Inap Bangau Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. Retrieved on http://www.bayuasinkab.go.id>dokumens.

Halodoc.com. (2022). Fungsi Suntikan Obat Penenang untuk Pasien ODGJ. Retrieved on https://www.halodoc.com/artikel/fungsi-suntikan-obat-penenang-untuk-pasien-odgj.

Hawari, D. (2010). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI

Hidayati, W. C. (2014). Pengaruh terapi religius zikir terhadap peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien halusinasi di RSJD DR. Amino Gondohu Tomo Semarang. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan. Retrieved on http://pmb.stikestelogorejo.ac.id/ejournal/index.php/ilmukeperawatan/article/view/23.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Arti Kata Kiai. Retrieved on https://kbbi.co.id/arti-kata/kiai.

Setyabudi, I. (2012). Pengembangan metode efektifitas dzikir untuk menurunkan stres dan afek negatif pada penderita stadium AIDS. Retrieved on http://s 3.amazonaws.com/academia.edu.documents/45368933/zikir_stress_aids.

Sugiyono. (2009). Memahami Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Alfabeta.

Wahyuningsih, S. (2021). Komunikasi Terapeutik (Konsep, Model, dan Kontinuitas Komunikasi dalam Psikoedukasi terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa), Malang: Intrans Publishing.

Wahyuningsih, Sri, dkk. (2019). Komunikasi Terapeutik Tenaga Kesehatan terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa Pasca Pasung (Studi Kasus Komunikasi Terapeutik ODGJ Pasca Pasung). Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 47 – 60.

West, Richard dan Lynn H. Turner. (2014). Introducing Communication Theory Analysiss and Application Third Edition. America New York: McGraw Hill Companies.

Yosep, I & Sutini, T. (2014). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Bandung: Penerbit: Rafika Aditama.