Penggunaan Digital Influencer dalam Promosi Produk (Studi Kasus Akun Instagram @bylizzieparra)

Lidya Wati Evelina, Fitrie Handayani

Abstract


Digital influencer adalah sebuah fenomena dalam promosi produk di industri media digital. Para Digital Influencer mengunggah beragam foto dan video pada akun media sosial  dengan kegiatan keseharian mereka, makanan yang dimakan, tempat-tempat hang-out, pendapat tentang suatu hal, hingga berbagai tutorial dan ulasan produk. Kemampuan membangun komunitas menjadikan mereka mampu mempromosikan produk buatan sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis seorang Digital Influencer dalam mempromosikan produk yang follower-nya dianggap sebagai beauty guru. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi online pada akun IG Influencer, wawancara informan dengan pihak digital agency. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik komparatif konstan yang menempatkan data ke dalam kategori, kemudian dicari hubungan antarkategori dan disederhanakan dalam struktur yang koheren. Hasil Penelitian mengungkapkan, menggunakan digital influencer untuk promosi memiliki kelebihan dari segi high tech dan high touch dibanding promosi melalui iklan. Digital influencer perlu melakukan 4C dalam aktivitas digitalnya, yaitu memperhatikan context, communication, collaboration and connection. Data juga menunjukkan jumlah follower saja tidak cukup untuk menjadikan seseorang sebagai digital influencer. Perlu  diperhatikan engagement yang terjadi antara influencer dengan khalayaknya, kesesuaian value antara influencer dengan followers-nya dan seberapa percaya khalayak terhadap sosok influencer tersebut.


Full Text:

PDF

References


Atmoko, Bambang Dwi. 2012. Instagram Handbook. Jakarta: Mediakita.

Diamond, S. 2015. The Visual Marketing Revolution. 26 Kiat Sukses Pemasaran di Media Sosial. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Gladwell, Malcolm. 2006. The Tipping Point: How Little Things Can Make A Different. New York: Little Brown.

Hestya, Rindu (2013). Instagram 'Penguasa Bisnis' di Media Sosial. diakses pada 16 Februari 2017 dari https://m.tempo.co/read/news/2013/12/10/072536145/instagram-penguasabisnis-di-media-sosial.

Kawula Muda. (2017, 19 November). Jualan Online di Instagram ala Kaum Milenial. Kumparan.com.Diakses pada 10 Februari dari https://kumparan.com/kawula-muda/jualan-online-di-instagram-ala-kaum-milenial.

Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran. Edisi Millenium Bahasa Indonesia, Jilid 2. Jakarta: PT Prenhallindo

Kriyantono, Rachmat. 2012. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Marwick, A.E. 2013a. Status update: celebrity, publicity, and branding. New Haven: Yale University Press

Ryan, Damian and Jones, Calvin (2009). Understanding Digital Marketing. Marketing Strategis For Engagging the digital generation. London: Kogan Page.

Solis, Brian (2012) The Rise of Digital Influence. Diakses pada 15 Februari 2018 dari https://techcrunch.com/2012/03/21/klout-kred-peerindex-radian6/

Senft, T.M., (2013). Microcelebrity and the branded self. In: J. Hartley, J. Burgess, and A. Bruns, eds. A companion to new media dynamics. Chichester: Wiley-Blackwell,

Thurlow, Crispin, et.al (2004). Computer Mediated Communication. Social Interaction and The Internet. London:Sage Publication.

Tjiptono, Fandi dan Anastasia, Diana, (2000).ed 1. Prinsip & Dinamika Pemasaran, J&J learning: Yogyakarta

Wong, K. (2014). The Explosive Growth Of Influencer Marketing And What It Means For You. Diakses pada February 16, 2018 dari http://www.forbes.com/sites/kylewong/2014/09/10/the-explosive-growth-of-influencermarketing-and-what-it-means-for-you/#54ff3df4595f

Yordan, Jofie.(2018, 1 Februari). Instragram Kini Dipakai 25 Juta Pelaku Bisnis untuk Jualan. Kumparan.com. Diakses pada 10 Februari 2018 dari https://kumparan.com/@kumparantech/instagram-kini-dipakai-25-juta-pelaku-bisnis-untuk-jualan




DOI: https://doi.org/10.25008/wartaiski.v1i01.10





Article Metrics:

Abstract Views - 2542

PDF Downloads - 10829



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Warta ISKI







Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Gedung Dewan Pers, Lt 5
Jl. Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta 10110 – Indonesia

Contact Person : Mulyono Sri Hutomo, M.Ikom
Email : m.hutomo@gmail.com
Call/Whatsapp : +6289684159406


Refbacks



Copyright (c) 2018 Warta ISKI







Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Gedung Dewan Pers, Lt 5
Jl. Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta 10110 – Indonesia

Contact Person : Mulyono Sri Hutomo, M.Ikom
Email : m.hutomo@gmail.com
Call/Whatsapp : +6289684159406