Penerapan Jurnalisme Lingkungan Detik.com: Studi Kasus Berita Matinya Ikan Paus di Wakatobi

Muhamad Iqbal, Ujang Saefullah, Khoiruddin Muchtar

Abstract


Jurnalisme lingkungan merupakan kegiatan jurnalistik yang memberitakan isu-isu lingkungan dan ajakan kepada semua pihak untuk berkontribusi dalam gerakan penyelamatan lingkungan. Berita Matinya ikan paus di Wakatobi merupakan isu lingkungan yang memilik banyak dampak setelah di blow up secara masif oleh banyak pewarta media. Detik.com merupakan salah satu media online yang banyak memberitakan peristiwa tersebut jika dibandingkan dengan media online lainnya, padahal Detik.com bukanlah media yang fokus pada isu-isu lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman, pemaknaan, serta pengalaman wartawan Detik.com dalam menerapkan jurnalisme lingkungan pada pemberitaan matinya ikan paus di Wakatobi edisi November 2018. Penelitian ini menggunakan metode dan teori fenomenologi Alfred Schutz, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menujukan bahwa, aspek pemahaman keempat informan mengenai definisi jurnalisme lingkungan dan peristiwa matinya ikan paus di Wakatobi memiliki sisi menarik untuk diberitakan karena menyangkut kepentingan publik. Pada aspek pemaknaan, mereka menilai bahwa peran wartawan dan aksi nyata mejaga lingkungan sangat diperlukan. Pada aspek pengalaman, informan memiliki hambatan saat proses peliputan, berupa hambatan teknis, akan tetapi mereka mampu mengatasinya. Jurnalisme lingkungan merupakan kegiatan jurnalistik yang bermuara kepada penyelamatan dan membangun perdamaian.


Full Text:

PDF

References


Abrar, A. N. (1993). Mengenal Jurnalisme Lingkungan Hidup. Gadjah Mada University Press.

Atmakusumah, Iskandar, M., & Basorie, D. W. (1996). Mengangkat Masalah Lingkungan ke Media Massa. Yayasan Obor Indonesia.

Creswell, J. W. (1998). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing Among Five Traditions. SAGE Publications.

Fitryarini, I. (2013). Pemberitaan dan Persepsi Masyarakat tentang Lingkungan Hidup di Media Cetak Lokal Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Ilmu Komunikasi, 11(1), 17–29.

Gaber, I. (2018). New Challenges in the Coverage of Politics for UK Broadcasters and Regulators in the “Post-Truth” Environment. Journalism Practice, 12(8), 1019–1028. https://doi.org/10.1080/17512786.2018.1498297

Goleman, Daniel; Boyatzis, Richard; Mckee, A., & Perdana. (2018). Analisis Wacana Berita tentang Pembunuhan Salim Kancil di Koran Radar Semeru (Studi Analisis Wacana Pemberitaan Pembunuhan Salim Kancil dalam Perspektif Lingkungan). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Grayson, L. (2014). The Role of Non-Government Organisations (NGOS) In Practising Editorial Photography in A Globalised Media Environment. Journalism Practice, 8(5), 632–645. https://doi.org/10.1080/17512786.2014.883124

Gutsche, R. E., Jacobson, S., Pinto, J., & Michel, C. (2017). Reciprocal (and Reductionist?) Newswork: An examination of youth involvement in creating local participatory environmental news. Journalism Practice, 11(1), 62–79. https://doi.org/10.1080/17512786.2015.1111159.

Hapsari, D.R. (2016). Peran Jaringan Komunikasi dalam Gerakan Sosial untuk Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia. 1(1), 25-36.

Hasbiansyah, O. (2005). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Jurnal Mediator, 9(1), 163–180.

Hess, K., & Waller, L. (2014). Geo-Social Journalism. Journalism Practice, 8(2), 121–136. https://doi.org/10.1080/17512786.2013.859825

Kurniasari, N. D. (2018). Perempuan dan Isu Lingkungan (Analisis Pemberitaan di Media Nasional dan Lokal tahun 2014-2017). PALASTREN Jurnal Studi Gender, 10(1), 91. https://doi.org/10.21043/palastren.v10i1.2276

Kusumaningrat, H., & P. (2005). Jurnalistik Teori dan Praktik. Remaja Rosdakarya.

Kuswarno, E. (2009). Fenomenologi. Widya Padjajaran.

Larsen, A. G. (2017). Investigative Reporting in the Networked Media Environment: Journalists’ use of social media in reporting violent extremism. Journalism Practice, 11(10), 1231–1245. https://doi.org/10.1080/17512786.2016.1262214

Lee, S., Hahn, C., Rhee, M., Oh, J. E., Song, J., Chen, Y., Lu, G., Perdana, & Fallis, A. . (2012). Jurnalisme Lingkungan Pada Green Radio 96,7 Fm Pekanbaru dalam Proses Produksi Berita Tanaman Jernang di Program Majalah Udara. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Manika, N. D. (2018). (2018). Strategi Wartawan Online dalam mencegah Berita Hoax. Dalam Ilmu Jurnalistik: Academic Journal for Homiletic Studies, 3(4), 39–56.

Muchtar, K., Koswara, I., & Setiaman, A. (2016). Komunikasi Antar Budaya dalam Persefektif Antropologi. Jurnal Manajemen Komunikasi, 1(1), 113–124.

Nurhadi, Z. F. (2015). (2015). Teori-Teori Komunikasi, Teori Komunikasi dalam perspektif Penelitian Kualitatif. Ghalia Indonesia.

Phillips, A. (2012). Sociability, speed and quality in the changing news environment. Journalism Practice, 6(5–6), 669–679. https://doi.org/10.1080/17512786.2012.689476

Pitoko, A. R. (2018). Sampah plastik di idonesia jadi perhatian presiden bank dunia. https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/26/135610326/sampah-plastik-di-indonesia-jadi-perhatian-presiden-bank-dunia

Puspita, S. (2018). Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia. https://megapolitan.kompas.com/read/2018/08/19/21151811/indonesia-penyumbang-sampah-plastik-terbesar-kedua-di-dunia

Rademakers, L. (2004). Examining the Handbooks of Enviromental Journalism: A Qualitative Documents Analysis & Response to the Literature. University of South Florida.

Romli, A. S. M. (2012). Media online: Pengertian dan Karakteristik. https://romeltea.com/media-online-pengertian-dan-karakteristik/

Ritonga, R., Murwani, E., Ritonga, S. (2017). Gender Awareness of Maria Hartiningsih as Kompas Reporter. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia. 2(2), 82-91.

Santana, S., Krishnamurti, Y., & C, D. I. (2017). Advokasi Media dalam Pemberitaan Jurnalisme Lingkungan (Studi Kasus Mengenai Advokasi Media dalam Pemberitaan Jurnalisme Lingkungan Hidup di Harian Umum Pikiran Rakyat dan Tribun Jabar). Sosial, Ekonomi, Dan Humaniora, 716–726.

Sudibyo, A. (2014). 34 Prinsip Etis Jurnalisme Lingkungan: Panduan untuk Jurnalis. KGP (Kepustakaan Populer Gramedia).

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Wijayanto, X. A., & Nurhajati, L. (2019). Framing Media Online atas Pemberitaan Isu Lingkungan Hidup dalam Upaya Pencapaian Keberhasilan SDGs Indonesia. LUGAS Jurnal Komunikasi, 3(1), 14–23. https://doi.org/10.31334/ljk.v3i1.409




DOI: https://doi.org/10.25008/wartaiski.v3i01.52





Article Metrics:

Abstract Views - 64

PDF Downloads - 39



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Muhamad Iqbal, Ujang Saefullah, Khoiruddin Muchtar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Gedung Dewan Pers, Lt 5
Jl. Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta 10110 – Indonesia

Contact Person : Mulyono Sri Hutomo, M.Ikom
Email : m.hutomo@gmail.com
Call/Whatsapp : +6289684159406


Refbacks



Copyright (c) 2020 Muhamad Iqbal, Ujang Saefullah, Khoiruddin Muchtar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Gedung Dewan Pers, Lt 5
Jl. Kebon Sirih No. 32-34, Jakarta 10110 – Indonesia

Contact Person : Mulyono Sri Hutomo, M.Ikom
Email : m.hutomo@gmail.com
Call/Whatsapp : +6289684159406