Presentasi Diri Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Pekanbaru - Riau

Genny Gustina Sari, Welly Wirman, Marisando Simarmata

Abstract


Orang yang hidup dengan HIV-AIDS (ODHA) sering mendapatkan penolakan dari masyarakat sehingga sering menyembunyikan identitasnya sebagai pengidap HIV-AIDS agar mereka diterima di lingkungannya. Hal ini menuntut ODHA untuk mengatur perilaku dan sikapnya ketika berinteraksi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Presentasi Diri Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kota Pekanbaru dengan menggunakan teori Dramaturgi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa panggung depan ODHA terdiri dari setting (tempat) yaitu saat berada di ruang publik mereka mengelak topik pembicaraan tentang kesehatan, berbohong dan tidak mau ditemani ke rumah sakit. Untuk manner dan sikap, mereka enggan untuk bersalaman, bersikap dingin kepada orang lain, berolahraga, dan tidak pernah menawarkan makanan kepada siapapun. Untuk appearance ODHA berpenampilan rapi dan bersih, saat bepergian selalu menggunakan masker. Panggung belakang (back stage) ODHA berperilaku terbuka. Mereka berkumpul bersama dengan komunitasnya. Untuk manner (gaya) dan sikap ODHA ke rumah sakit dan meminum obat secara sembunyi-sembunyi. Merasa bahagia dan bersemangat serta lebih terbuka dan leluasa jika kumpul bersama sesama ODHA.


Full Text:

PDF

References


Hasna, S., Nur Hasanah, I. H. (2012). Konsep Diri Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) yang Menerima Label Negatif dan Diskriminasi dari Lingkungan Sosial. Psikologia : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologia, 7(1). https://doi.org/10.32734/psikologia.v7i1.400

Ismayadi, I. (2016). Hubungan Stigma, Depresi dan Kelelahan dengan Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS di Klinik Veteran Medan. Idea Nursing Journal, 7(1), 1–13.

Maengkom, A. O., Kaunang, W. P. J., & Korompis, M. D. (2017). Analisis Tindakan Pencegahan Penularan HIV/AIDS di Klinik Hohidiai Kusuri Kecamatan Tobelo Barat Kabupaten Halmahera Utara. Ikmas, 2, 3–4.

Maharani, F. (2017). Faktor -Faktor yang Berhubungan dengan Stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Jurnal Endurance, 2(2), 158. https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1300

Maharani, R. (2014). Stigma dan Diskriminasi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) pada Pelayanan Kesehatan di Kota Pekanbaru Tahun 2014. Health Service In 2014. 2(5), 225–232.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2007a). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2007b). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Musta’in. (2010). Teori Diri sebuah Tafsir Makna Simbolik. Komunika. 4(2), 269-283.

Paryati, T., Raksanagara, A. S., Afriandi, I., & Kunci, K. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stigma dan Diskriminasi kepada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) oleh Petugas Kesehatan: Kajian Literatur. Pustaka Unpad, (38), 1–11.

Sarikusuma, H. (2012). Konsep Diri Orang dengan HIV dan AIDS ( ODHA ) yang Menerima Label Negatif dan Diskriminasi dari Lingkungan Sosial. Psikologia, 7(1), 29–40.

Shaluhiyah, Z., Musthofa, S. B., & Widjanarko, B. (2014). Stigma Masyarakat terhadap Orang dengan HIV/AIDS. Kesmas: National Public Health Journal. 9(4), 333–339.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:A lfabeta.

Suneki & Haryono. (2017). Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial. Jurnal Akuntansi Aktual, 4(1), 10–21.

Suneki, & Haryono. (2012). Paradigma Teori Dramaturgi terhadap Kehidupan Sosial. Civis.

Wahyu, S., Taufik, T., & Ilyas, A. (2012). Konsep Diri dan Masalah yang Dialami Orang Terinfeksi HIV/AIDS. Konselor, 1(2). https://doi.org/10.24036/0201212695-0-00




DOI: https://doi.org/10.25008/wartaiski.v3i01.50





Article Metrics:

Abstract Views - 8

PDF Downloads - 7



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Genny Gustina Sari, Welly Wirman, Marisando Simarmata

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 
Jl. Hang Lekir I No. 8 Jakarta Selatan C/Q Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPDM(B)

Contact Person: Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si
Email                  : rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Call/Whatsapp : +62811133471

Refbacks



Copyright (c) 2020 Genny Gustina Sari, Welly Wirman, Marisando Simarmata

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





Indexed by:
 
Google Scholar    

Copyright of Jurnal Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (p-ISSN : 0853-4470)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Sekretariat Redaksi JURNAL WARTA Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 
Jl. Hang Lekir I No. 8 Jakarta Selatan C/Q Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPDM(B)

Contact Person: Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si
Email                  : rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Call/Whatsapp : +62811133471